Kamus Bahasa Minang

Home | Bahasa Minang | Minangkabau | Sumatera-Barat | Game | Kontak | Tentang Kami
 
Baca hadits - nashislam.com


Bagi info laman ini fb  tw  googleplus

Saluang, alat musik tiup Minangkabau

Saluang adalah alat musik tiup khas Minangkabau - Sumatera Barat, terbuat dari bambu tipis yang disebut talang, diameter 3 - 4 cm, panjang 40 - 60 cm, mempunyai empat lobang pengatur nada, dan tanpa penyekat (dari ujung ke ujung saluang persis pipa). Saluang dimainkan dengan menempelkan ujung tiup ke bibir, lalu meniupnya dengan arah agak miring.

Ada keterampilan khusus yang biasa dimiliki oleh pemain saluang di Minangkabau, yaitu bisa memainkan lagu yang panjang tanpa terputus, seakan napasnya tidak habis-habis.

Saluang dimainkan untuk mengiringi nyanyian lagu tradisionil Minang yang biasa disebut dendang. Dendang sendiri mempunyai pilihan irama-irama klasik yang sudah dikenal, seperti Cupak Ambiak Lado, Dendang Pauah, Banda Sapuluah, pasisia, dan lain-lain sebagainya.

Sedangkan syairnya secara fleksibel bisa dipilih oleh tukang dendang, bergantung tujuan pertunjukan saluang / dendang tersebut. Syair berbentuk pantun pantun sembarang digunakan sebagai hiburan biasa layaknya pertunjukan musik, atau juga bisa membawakan kisah cerita ( disebut 'kaba'). Kalau pilihannya membawakan kisah, maka ada banyak pilihan cerita klasik seperti : Cindua Mato, Anggun Nan Tongga, Umbuik Mudo, Malin Deman, atau Sabai Nan Aluih. Tentu saja diperlukan penampilan semalam suntuk untuk bisa menyampaikan sebuah kaba secara lengkap.

Berikut adalah video contoh dendang diiringi saluang yang membawakan lagu Sungai Rotan dengan irama Cupak Maambiak Lado (sumber : www.youtube.com). Silahkan menikmati.

Yang ini adalah dendang diiringi saluang berjudul Kambang Aia Aji (sumber : www.youtube.com).

 
Copyright KamusMinang.com, 2014 (Hosting : Namecheap)